CiriLingkungan Hidup Buatan dan Contohnya. Lingkungan hidup buatan menjadi salah satu definisi lingkungan hidup merupakan buatan manusia sehingga dalam kondisi inilah memiliki keanekaragaman hayati yang rendah. Penjelasan terkait dengan lingkungan buatan ini senidri terbentuk sebagai hasil modifikasi manusia di lingkungan alam.
Lingkungan hidup buatan tentu menjadi salah satu definisi lingkungan hidup merupakan buatan manusia sehingga dalam kondisi inilah memiliki keanekaragaman hayati yang rendah. Penjelasan terkait dengan lingkungan buatan ini senidri terbentuk sebagai hasil modifikasi manusia di lingkungan alam. Misalnya saja yang mudah ditemukan seperti kota, ladang atau sawah yang dibudidayakan adalah contoh lingkungan buatan. Dalam lingkungan buatan, lingkungan alam diubah sesuai dengan kebutuhan penduduk yang tinggal di dalamnya. Lingkungan hidup buatan kerapkali dikenal dalam objek studi geografi sebagai arti lingkungan hidup binaan yang dihasilkan dari buatan manusia melalui kajian-kajian ekologi dalam memaksimalkan berbagai jenis sumber daya alam sehingga bisa lebih produktif, Ciri Lingkungan Hidup Buatan Lingkungan hidup buatan dicirikan oleh beberapa hal berikut ini Lingkungan hidup buatan merupakan kebalikan dari lingkungan hidup alami Berbagai jenis lingkungan buatan di mana manusia telah mengubah lanskap secara mendasar misalnya seperti pengaturan perkotaan dan konversi lahan pertanian, sehingga lingkungan alam sangat berubah menjadi lingkungan yang menyesuaikan keutuhan manusia. Ekosistem memerlukan intervensi manusia Artinya ekosistem buatan tidak mandiri, dan ekosistem akan musnah tanpa bantuan manusia. Misalnya, pertanian adalah ekosistem buatan yang terdiri dari tumbuhan dan spesies di luar habitat aslinya. Tanpa manusia, ekosistem ini tidak dapat menopang dirinya sendiri. Tumbuhan dan hewan membutuhkan bantuan manusia untuk makan dan bertahan hidup. Keanekaragaman Hayati Rendah Keanekaragaman akan lebih rendah dibandingkan dengan sistem alam. Hal ini tentusaja dapat terjadi dengan mudah apabila spesies yang tidak atau kurang disukai kemungkinan besar akan berkurang secara perlahan karena pemaksimalan sumber daya yang diperlukan. Bersifat Pragmatis Berbeda dengan lingkungan hidup alami yang tidak pasti dan tidak berkembang melalui trial and error dalam nilai kelangsungan hidupnya, ekosistem buatan bersifat pragmatis dengan tujuan yang ditetapkan dengan baik. Sistem buatan lebih rapuh dan lebih rentan terhadap kegagalan karena kurangnya keragaman dan sistem pengaturan diri yang kuat, yang menjadi ciri sistem alami. Lebih Produktif Lingkungan hidup buatan lebih produktif dari perspektif antroposentris. Hasil lahan dengan teknik budidaya yang lebih baik, teknik kloning, hasil susu dengan praktik peternakan modern dan lain sebagainya adalah contoh peningkatan produktivitas proses alami dengan campur tangan manusia. Ketergantungan dengan Alam Semesta Lingkungan hidup buatan bergantung pada hukum alam semesta. Manusia hanyalah seorang penemu tetapi bukan pembuat hukum alam. Di sini lingkungan hidup buatan bukanlah kontradiksi dan negasi dari sistem alam. Hanya proporsi dan kecepatan interaksi ekologis yang dapat diganggu, untuk keuntungan manusia. Karenanya semua yang disebut ekosistem buatan hanyalah semi-buatan. Contoh Lingkungan Hidup Buatan Adapun untuk contoh lingkungan hidup buatan di masyarakat. Misalnya saja; Lahan pertanian Taman Kota Bendungan Akuarium Kota modern Hidroponik budidaya tanaman tanpa tanah dan sinar matahari. Dalam hal ini penting dipahami bahwa lingkungan kota buatan manusia membutuhkan konsumsi energi dan bahan dalam jumlah berlebihan dan membutuhkan perawatan, pengawasan yang konstan. dan manajemen agar tetap layak huni. Kesimpulan Dari penjelasan yang dikmeukakan dapatlah dikatakan bahwa setidaknya ada perbedaan yang paling menonjol dalam lingkungan alam yang terjadi secara bebas di alam daripada diciptakan oleh manusia disebut sebagai ekosistem ekosistem alami. Dimana ekosistem yang dibuat oleh manusia untuk tujuan komersial atau manfaat lainnya dikenal sebagai ekosistem buatan. Ekosistem ini dimodifikasi oleh manusia untuk keuntungan mereka sendiri dan dapat berupa terestrial atau akuatik. Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan karakteristik lingkungan hidup buatan dan contohnya yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberi edukasi bagi kalian yang membutuhkannya. Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah Sedangkanuntuk lingkungan hidup abiotik adalah sebuah kondisi atau tempat pada suatu lingkungan yang menjadikannya penyusun bentuk untuk mendukung terjadinya suatu yang dinamakan lingkungan. Contohnya seperti air, tanah, udara, bebatuan, dan benda mati lainnya. 3. Terakhir adalah unsur sosial budaya.

Istilah lingkungan sering digunakan dalam berbagai keperluan dan bidang pengetahuan. Namun, tidak semua orang memahami makna dari kata “lingkungan”. Artikel ini akan mengulas pengertian lingkungan menurut para ahli, jenis-jenis dan pembagian serta manfaatnya. Lingkungan Adalah Kesatuan Ruang dan Isinya Lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, sumber daya, energi, keadaan, dan makhluk hidup termasuk juga manusia dan perilakunya yang memengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain menurut Undang undang No. 23 Tahun 1997. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, istilah lingkungan dapat diartikan sebuah daerah atau kawasan dan seluruh bagian yang terdapat di dalamnya yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia. Suatu lingkungan terdiri dari kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti air, tanah, udara, energi surya, mineral, dan flora fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan. Lingkungan dapat juga dibagi menjadi komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah segala sesuatu yang tidak bernyawa seperti air, tanah, udara iklim, cahaya, kelembaban, dan bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme virus dan bakteri. Baca juga Apa itu Konservasi? Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Manfaat Konservasi Infografis tentang lingkungan oleh LindungiHutan. Para ahli telah menjabarkan beberapa definisi dan pengertian lingkungan diantaranya yaitu 1. Ahmad 1987 Lingkungan adalah suatu kesatuan dengan kehidupan para manusia. Menurut Ahmad, pengertian lingkungan hidup adalah satu sistem di dalam kehidupan. Di dalam sistem kehidupan tersebut ada sebuah campur tangan dari manusia-manusia. 2. Emil Salim 1976 Menurut Prof. Emil Salim, yang merupakan seorang ahli ekonomi, cendekiawan, pengajar, dan politisi Indonesia, lingkungan diartikan sebagai benda, kondisi, dan pengaruh yang terdapat dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. 3. Darsono 1995 Darsono mengungkapkan lingkungan adalah semua benda dan kondisi yang berisi manusia beserta kegiatannya. Semua hal tersebut berada di dalam suatu ruang dimana manusia itu tinggal. Segala unsur tersebut tentunya berpengaruh pada kelangsungan dan kesejahteraan hidup manusia serta makhluk hidup lain yang hidup. 4. Amsyari 1989 Pengertian lingkungan menurut Amsyari dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu lingkungan fisik, biologis dan sosial. Lingkungan fisik adalah semua hal yang terdapat di sekitar manusia. Wujud dari lingkungan fisik adalah benda mati, seperti udara, air, cahaya, batu, rumah, dan lain biologis dalam pengertian ini adalah semua unsur yang ada di sekitar hidup manusia, yaitu enyerupai organisme hidup, kecuali yang ada pada diri manusia itu sendiri. Contohnya seperti tumbuhan dan sosial adalah kehidupan sekumpulan manusia yang ada di suatu lingkungan masyarakat. Di dalam lingkungan sosial ini manusia saling berhubungan dengan masyarakat. 5. Otto Soemarwoto Otto Soemarwoto dalam buku Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan menjelaskan lingkungan adalah ruang yang ditempati suatu makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan jasad renik bersama dengan benda hidup dan tidak hidup di dalamnya yang menempati ruang tertentu. 6. St. Munadjat Danusaputro Definisi lingkungan menurut beliau adalah semua benda dan daya serta kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya, terdapat dalam ruang di mana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidupnya serta kesejahteraan manusia. 7. Michael Allaby Menurut Michael Allaby lingkungan hidup merupakan lingkungan fisik, lingkungan biotis dan lingkungan kimiawi yang mengelilingi kehidupan seluruh organisme. 8. Sambas Wirakusumah Lingkungan merupakan semua aspek kondisi eksternal biologis, dimana organisme hidup dan ilmu-ilmu lingkungan menjadi studi aspek lingkungan organisme itu. 9. Sri Hayati Pengertian lingkungan menurut Sri Hayati adalah sebuah kesatuan diantara suatu ruang dan semua benda serta keadaan makhluk hidup yang ada di dalam ruang tersebut. Di dalam kesatuan tersebut juga terdapat makhluk hidup dan perilakunya, demi melangsungkan kehidupan serta kesejahteraan. 10. Soedjono Soedjono menjelaskan lingkungan adalah bagian dari lingkungan hidup. Di dalam lingkungan terdapat dua unsur, unsur tersebut adalah lingkungan hidup jasmani dan lingkungan hidup fisik yang meliputi semua faktor serta unsur fisik jasmaniah. 11. Supardi 2003 Menurut Supardi lingkungan adalah jumlah dari keseluruhan benda. Benda tersebut mencakup benda yang hidup dan juga yang mati, termasuk semua kondisi yang ada di sekitar manusia untuk tinggal. Lingkungan dibagi menjadi dua yaitu lingkungan fisik dan lingkungan non fisik. 12. Jonny Purba Pengertian lingkungan menurut Jonny Purba adalah sesuatu yang memiliki status sebagai lokasi terjadi semua kegiatan. Kegiatan tersebut termasuk aktivitas baik seperti interaksi sosial kepada berbagai kelompok dan pranatanya. Serta semua aktivitas lain yang dipengaruhi oleh symbol-simbol dan nilai yang berlaku. 13. S. J. McNaughton dan Larry L. Wolf J. McNAughton dan Larry L. Wolf menjelaskan bahwa pengertian lingkungan adalah semua faktor eksternal. Faktor yang dimaksud adalah baik yang bersifat fisika atau bersifat biologis. Faktor-faktor tersebut memiliki pengaruh langsung kepada kehidupan. Seperti pertumbuhan, perkembangan dan aktivitas-aktivitas reproduksi dari sebuah organisme. 14. Bintarto engertian lingkungan secara sederhana menurut Bintarto adalah semua sesuatu yang ada di sekitar kehidupan manusia. Kondisi tersebut seperti benda atau non benda. Serta mempengaruhi sekaligus dipengaruhi oleh sikap dan tindakan yang dimiliki oleh manusia. 15. Kamus Ekologi Pengertian lingkungan dalam kamus ekologi yaitu bagian dari keseluruhan yang berhubungan satu sama lain. Selain itu, lingkungan juga berkaitan antara makhluk hidup dan makhluk yang tidak hidup. Keseluruhan tersebut berada secara alami di bumi dan daerah-daerah lainnya. 16. Ensiklopedia Kehutanan Pengertian lingkungan juga terdapat di dalam ensiklopedia kehutanan. Sebab lingkungan termasuk objek kajian dari bidang kehutanan. Lingkungan adalah jumlah total dari seluruh faktor non genetik. Jumlah tersebut memiliki pengaruh pada pertumbuhan serta reproduksi pohon. Baca juga Green Marketing Pengertian, Tujuan, Komponen, Manfaat dan Contohnya Jenis-jenis Lingkungan Jenis lingkungan sangat beragam dan berbeda-beda. Beberapa jenis dapat dikelompokkan menjadi baidang-bidang tertentu. A. Lingkungan Berdasarkan Proses Terbentuknya Lingkungan berdasarkan proses terbentuknya dibagi menjadi lingkungan alami dan lingkungan buatan. 1. Lingkungan Alami Lingkungan alami adalah lingkungan yang terbentuk akibat dari proses alam secara dinamis, artinya tidak ada kesengajaan manusia dalam pembentukannya. Lingkungan alami terdiri dari atas sumber-sumber alami berupa ekosistem dan berbagai komponen yang ada baik itu komponen fisik maupun biologis. 2. Lingkungan Buatan Lingkungan buatan adalah lingkungan yang tujuan pembuatannya untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan manusia yang jumlahnya tidak terbatas. Jenis lingkungan yang dibuat oleh manusia ditujukan untuk memberi manfaat yang sangat baik bagi manusia dan juga makhluk makhluk lainnya. Manfaat lingkungan buatan ini diantaranya sebagai sarana memenuhi kebutuhan masyarakat, contohnya adalah pembuatan waduk atau bendungan untuk menampung air, karena manusia sangat memerlukan air untuk bisa bertahan hidup. Fungsi rekreasi atau wisata juga menjadi salah satu manfaat dari lingkungan buatan seperti danau bendungan, taman bunga, atau kebun buah yang dapat dijadikan tempat untuk berwisata. B. Lingkungan Berdasarkan Unsur Pembentuknya Jenis lingkungan berdasarkan unsur pembentuknya terbagi menjadi 2 yaitu lingkungan biotik dan abiotik. 1. Lingkungan Biotik Lingkungan biotik adalah lingkungan yang komponennya terdiri komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup atau organisme yang ada di permukaan bumi. Komponen lingkungan biotik terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuh tumbuhan. Komponen biotik dapat digolongkan berdasarkan ukurannya, yaitu makroorganisme dan mikroorganisme. Selain itu berdasarkan perannya, komponen biotik dapat dibedakan menjadi produsen, konsumen, dan dekomposer. 2. Lingkungan Abiotik Lingkungan abiotik adalah lingkungan yang komponennya terdiri dari komponen abiotik atau tidak hidup yaitu komponen yang terdiri dari benda-benda yang bukan makhluk hidup dan ada di sekitar lingkungan. Komponen ini sangat mempengaruhi kelangsungan hidup. Jenis komponen abiotik diantaranya adalah faktor kimiawi yaitu senyawa anorganik H2O, N2 , O2 , CO2 , mineral, dsb dan senyawa organik KH, protein, dsb kemudian faktor fisik yang terdiri dari suhu, sinar matahari, angin, air, udara, kelembaban, cahaya, suhu, pH, salinitas, topografi dan lain sebagainya. Lingkungan abiotik terdiri atas 1. Suhu Suatu proses biologis yang dipengaruhi oleh perubahan pada suhu, contohnya mamalia & burung sebagai makhluk hidup yang dapat mengatur sendiri suhu tubuhnya. 2. Air Ketersediaan air dapat mempengaruhi distribusinya suatu organisme Contohnya organisme dapat beradaptasi dan bertahan hidup dengan memanfaatkan ketersediaan air yang berada di padang pasir. 3. Garam Konsentrat pada garam akan mempengaruhi keseimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Contohnya pada Beberapa organisme terestrial yang dapat beradaptasi pada lingkungan dan kandungan garamnya yang cukup tinggi. 4. Sinar Matahari Intensitas dan kualitas pada sebuah cahaya matahari akan mempengaruhi proses fotosintesis, karena air mampu menyerap cahaya sehingga proses fotosintesis dapat terjadi di sekitar permukaan matahari. 5. Kadar pH Kondisi pH lingkungan dapat mempengaruhi kerja enzim, pH optimum merupakan kondisi pH yang mendukung bekerjanya enzim secara optimal dan setiap enzim memiliki pH optimum yang berbeda-beda. 6. Tingkat Salinitas Salinitas adalah tingkat keasinan atau kadar garam yang terlarut dalam air. Selain kandungan dalam air, terkadang salinitas juga digunakan sebagai istilah kandungan garam dalam tanah. Baca juga Pengertian Emisi Karbon, Penyebab, Dampak dan Cara Menguranginya Manfaat Lingkungan Lingkungan memiliki manfaat dan fungsi yang beragam, diantaranya yaitu 1. Tempat Makhluk Hidup Tinggal Tentunya manfaat lingkungan yang paling penting adalah sebagai tempat tinggal. Di dalam lingkungan, terdapat beragam makhluk hidup yang tinggal dengan keadaan yang beragam pula sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan. Lingkungan adalah tempat yang kondusif dan ideal untuk digunakan. Makhluk hidup menjadikan lingkungan sebagai tempat interaksi. Di dalam lingkungan, makhluk hidup dapat berinteraksi, beristirahat bahkan dapat melindungi diri mereka. 2. Tempat Melakukan Aktivitas Selanjutnya adalah tempat untuk beraktivitas, makhluk hidup memiliki rutinitas seperti makan dan tidur. Khusus manusia kita melakukan aktivitas yang lebih luas dan beragam. Lingkungan dijadikan sebagai tempat bersosialisasi. Hal itu karena manusia hidup bersama manusia lain, sehingga harus menjaga hubungan satu sama lain. Di dalam lingkungan, manusia akan berinteraksi seperti memenuhi kebutuhan hidup sampai mengembangkan budaya atau hal lainnya. Hewan dan tumbuhan juga dapat melakukan banyak aktivitas di dalam lingkungan. Contohnya seperti tumbuhan yang bertumbuh di sebuah lingkungan. Contoh bagi hewan adalah seperti dalam mencari makan dan berburu. Hewan juga mengandalkan lingkungan untuk berkembang biak dan bermain disana. Tanpa adanya lingkungan, maka makhluk hidup tidak dapat melakukan aktivitasnya. Hal itu karena tidak ada lagi ruang atau tempat untuk melakukannya. 3. Tempat Mencari Makan Tempat utama makhluk hidup mencari makan adalah lingkungan. Di dalam lingkungan, terdapat produsen. Produsen tersebut akan menyediakan sumber makanan untuk konsumennya. Dalam hal ini, contohnya seperti manusia dan hewan. Sedangkan yang termasuk produsen adalah tumbuhan saja. Hal itu karena tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri, melalui proses fotosintesis. Berbeda dengan tumbuhan, hewan dan manusia tetap memerlukan lingkungan untuk mencari makanan. Makanan yang hewan dan manusia makan juga berasal dari lingkungan sekitarnya. Contohnya seperti manusia yang memakan hewan seperti ayam, sapi dan bebek. Hewan yang memakan tumbuhan, seperti sapi dan kambing memakan rumput. Referensi dan rujukan pada artikel ini. Penulis Ridha Rizkiana

Dilansirdari Encyclopedia Britannica, salah satu keuntungan dari adanya pembuatan dan produk - produk kerajinan limbah bagi lingkungan hidup adalah mengurangi banyaknya sampah. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Produk kerajinan dari bahan limbah lunak harus mengandung unsur estetika.
100% found this document useful 1 vote1K views51 pagesDescriptionPerencanaan KotaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote1K views51 pagesMakalah Analisis Kondisi Lingkungan Binaan You're Reading a Free Preview Pages 9 to 18 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 22 to 41 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 45 to 46 are not shown in this preview.
PengertianLingkungan hidup. Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada disekeliling kehidupan, mulai dari pohon, sungai, jalan, gedung, benda dan bahkan orang. Lingkungan ini meliputi interaksi semua makhluk hidup, iklim, cuaca dan sumber daya alam yang mempengaruhi kelangsungan hidup manusia dan kegiatan ekonomi.
0% found this document useful 0 votes477 views5 pagesDescriptionsoal geografi XICopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes477 views5 pagesFinal XI SMAJump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

Lingkunganbinaan atau lingkungan terbangun adalah suatu lingkungan yang ditandai dominasi struktur buatan manusia.Sistem lingkungan binaan bergantung pada asupan energi, sumberdaya, dan rekayasa manusia untuk dapat bertahan. Dala, istilah ini memberikan kesimpulan bahwa sebagian besa lingkungan yang dipakai manusia adalah lingkungan buatan, dan lingkungan buatan ini harus diatur agar dapat

Lingkungan hidup binaan adalah lingkungan hidup yang dibentuk, dimodifikasi, dikelola dan ditentukan kondisinya oleh manusia guna memenuhi kebutuhan hidup alami adalah lingkungan hidup yang telah ada di alam tanpa memperoleh gangguan atau dimodifikasi oleh manusia. Lingkungan hidup alami terdiri atas komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah segala makhluk hidup, mulai mikroorganisme sampai dengan tumbuhan dan hewan. Lingkungan abiotik adalah segala kondisi yang terdapat di sekitar makhluk hidup yang bukan organisme hidup, seperti batuan, tanah, mineral, udara, angin, curah hujan, cahaya matahari dan lain–lain. Lingkungan biotik sering pula dinamakan lingkungan organik, sedangkan lingkungan abiotik dinamakan juga lingkungan anorganik. LINGKUNGAN HIDUP BINAAN Ciri lingkungan hidup binaan 1. Seperti telah kita ketahui guna memenuhi kebutuhan hidupnya manusia merubah lingkungan hidup alami menjadi lingkungan hidup binaan 2. Ciri ekosistem tidak mantap, karena selalu memerlukan subsidi energi dari luar. 3. Ditinjau dari segi rantai nakanan dan piramida ekologi, maka ekosistem binaan merupakan ekosistem yang yang timpang Manusia menyadari bahwa lingkungan mempunyai interaksi antar komponen dan juga keterbatasan kemampuan daya lenting lingkungan. Usaha manusia untuk memperpanjang usia lingkungan hidup dikenal dengan penciptaan lingkungan hidup binaan yaitu berusaha membentuk, memodifikasi, atau mengelola lingkungan hidup. Tujuan agar lingkungan hidup dapat normal kembali seperti semula yaitu memiliki keseimbangan ekologi. Prinsip penciptaan lingkungan hidup binaan misalnya melakukan reboisasi hutan,pengelolaan air limbah agar bersih kembali dan aman jika dibuang ke sungai. Contoh yang sederhana dalam penciptaan lingkungan binaan misalnya penanaman pohon di lingkungan komplek perumahan agar udaranya leebih segar, terlihat asri dan nyaman Seharusnya manusia terus-menerus melakukan upaya lingkungan binaan. Namun kebanyakan, manusia tidak melakukannya sehingga banyak kerusakan lingkungan di mana-mana. Hutan lebat dibabat seenaknya tanpa memikirkan penanaman kembali. Air bersih dipakai untuk industri tekstil, setelah tercemar air tersebut dibuang ke sungai sehingga mencemari lingkungan. Kegiatan manusia yang tidak menciptakan lingkungan binaan mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan alam. Bagaimana agar tidak rusak, manusia perlu merencanakannya dengan baik setiap akan membangun bangunan atau membuka hutanagar tidak mengganggu kelestarian lingkungan alami. Jika lingkungan binaan manusia tidak mampu mengembalikan keadaan lingkungan alami, lambat laun akan mempengaruhi keadaan sosial lingkungan sosial budaya manusia.
Lingkunganhidup binaan adalah lingkungan hidup yang dibentuk, dimodifikasi, dikelola dan ditentukan kondisinya oleh manusia guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Lingkungan hidup alami adalah lingkungan hidup yang telah ada di alam tanpa memperoleh gangguan atau dimodifikasi oleh manusia.
Penjelasan Lengkap Pengertian Lingkungan Hidup Alamiah dan Lingkungan Hidup Binaan Manusia hidup di muka bumi ini tidak sendirian, melainkan bersama makhluk hidup yang lain, yaitu tumbuhan, hewan, dan jasad renik. Keberadaan makhluk hidup yang lain itu tidak pasif terhadap manusia, tetapi hidup manusia berhubungan erat dengan mereka. Hubungan kehidupan manusia dengan makhluk hidup yang lain di bumi dapat kita buktikan dalam kehidupan sehari-hari. Manusia akan selalu membutuhkan tumbuhan dan hewan untuk memperoleh oksigen dan makanan. Namun, sebaliknya tumbuhan, hewan, dan jasad renik tetap dapat hidup meskipun tidak ada manusia. Manusia bersama makhluk hidup yang lain menenempati suatu ruang tertentu. Selain makhluk hidup, di dalam ruang tersebut juga terdapat makhluk tak hidup, antara lain udara yang terdiri dari bermacam-macam gas, air dalam bentuk uap, cair, dan padat, serta tanah dan batu. Ruang yang menjadi tempat makhluk hidup dan tak hidup tersebut dinamakan lingkungan hidup. Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Permasalahan lingkungan hidup mulai mendapat perhatian yang sangat serius dari dunia internasional sejak tahun 1970-an, yaitu setelah diadakannya Konferensi PBB tentang lingkungan hidup di Stock¬holm, Swedia tahun 1972. Konferensi tersebut dikenal pula sebagai Konferensi Stockholm dan tanggal pembukaan kegiatan konferensi, yaitu 5 Juni disepakati sebagai Hari Lingkungan Hidup se Dunia. Salah satu resolusi yang dihasilkan dalam Konferensi Stockholm adalah didirikannya badan khusus dalam PBB yang bertugas mengurus permasalahan lingkungan hidup. Badan PBB tersebut adalah United Nation Environmental Programme UNEP yang markasnya berada di Nairobi, Kenya. Lingkungan hidup dibedakan menjadi dua macam, yaitu lingkungan hidup alamiah dan lingkungan hidup binaan. Lingkungan hidup alamiah adalah suatu sistem yang amat dinamis yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, makhluk hidup, dan komponen- komponen abiotik lainnya tanpa adanya campur tangan manusia. Interaksi yang terjadi di dalam lingkungan alamiah dan sekitarnya membentuk suatu sistem ekologi ekosistem. Tingkat heterogenitas organisme hidup dalam ekosistem alamiah sangat tinggi. Oleh karena itu, ekosistem alami mampu memper- tahankan proses kehidupan di dalamnya secara sendiri. Salah satu contoh lingkungan hidup alamiah adalah hutan primer. Di dalam lingkungan alamiah itu terjadi interaksi antarkomponen lingkungan, pertukaran energi dengan materi, serta pergantian suksesi komunitas tumbuhan dan hewan sebagai respons terhadap perubahan lingkungan yang ditimbulkan oleh peristiwa alam. Peristiwa-peristiwa alam tersebut antara lain gempa bumi, kebakaran hutan, banjir, dan perubahan iklim. Suksesi alamiah dalam lingkungan hidup dapat terjadi berkali-kali, namun akhirnya selalu membentuk komunitas yang stabil. Sebaiiknya. suksesi dalam hutan primer yang terjadi akibat kegiatan manusia, seperti penebangan hutan, perladangan berpindah, pertambangan, pembukaan hutan untuk pertanian, dan perkebunan menvebabkan lingkungan hidup alamiah menjadi lingkungan hidup binaan. Lingkungan Hidup Binaan Lingkungan hidup binaan adalah lingkungan hidup alamiah yang sudah didominasi oleh kehadiran manusia. Lingkungan hidup binaan dapat terbentuk antara lain karena jumlah penduduk dan kebutuhan hidup manusia yang makin meningkat sehingga memaksa manusia mengubah lingkungan hidup alamiah. Di dalam proses membentuk lingkungan hidup binaan itu manusia menghasilkan limbah. Oleh karena itu, lingkungan hidup binaan selalu ditandai oleh adanya limbah yang berdampak langsung atau tidak langsung bagi kehidupan manusia, baik dampak fisik maupun sosial. Lingkungan hidup buatan bersifat labil karena tingkat heterogenitas organisme hidup di dalamnya rendah. Oleh karena itu, untuk mempertahankan bentuk lingkungan hidup tersebut perlu diberi bantuan energi dari luar oleh manusia. Contoh lingkungan hidup binaan adalah sawah dan tempat wisata alam pantai. Sekian materi yang diberikan seputar Pengertian Lingkungan Hidup Alamiah dan Lingkungan Hidup Binaan, semoga dapat membantu dan menambah wawasan para pembaca khusus nya dalam pelajaran Geografi. Semoga artikel ini bermanfaat, sampai bertemu dipostingan selanjutnya…
Jikakita memahami tanah dan mengelolanya dengan benar, kita tidak akan merusak salah satu blok bangunan penting dari lingkungan kita dan ketahanan pangan kita. Pembentukan tanah atau pedogenesis adalah proses evolusi tanah di bawah pengaruh berbagai faktor fisik, biologi, iklim, dan geologi. Mata Pelajaran GEOGRAFI Sat. Pendidikan SMA Kelas / Program XI IPS SEBELAS IPS PETUNJUK UMUM one. Tulis nomor dan nama Anda pada lembar jawaban yang disediakan 2. Periksa dan bacalah soal dengan teliti sebelum Anda bekerja 3. Kerjakanlah soal anda pada lembar jawaban 4. Gunakan waktu dengan efektif dan efisien five. Periksalah pekerjaan anda sebelum diserahkan kepada Pengawas Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar ane. Sebuah interaksi yang terjadi di lingkungan alamiah dan sekitarnya membentuk….east a. ekologi b. ekosistem c. biosfer d. siklus ekosistem eastward. rantai makanan ii. Suatu sistem yang sangat dinamis yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, makhluk hidup, dan komponen-komponen abiotik lainnya tanpa adanya dominasi campur tangan manusia disebut….b a. lingkungan hidup b. lingkungan hidup alamiah c. lingkungan hidup buatan d. lingkungan hidup binaan e. lingkungan 3. Perhatikan gambar berikit ! Tanda X menunjukan konsep………a a. manusia d. makhluk hidup b. sosial e. faktor abiotik c. faktor fisik 4. Perhatikan gambar peta di bawah ini ! Dari gambar dia atas propinsi yang rawan kebakaran ditunjukan oleh nomor …..b 5. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah….c a. energi matahari b. tenaga air c. minyak bumi d. hutan e. tenaga angin 6. Lingkungan hidup alamiah yang sudah didominasi oleh kehadiran manusia disebut….a a. lingkungan hidup binaan b. lingkungan hidup sosial c. lingkungan hidup fisik d. lingkungan hidup budaya e. lingkungan hidup manusia 7. Salah satu ciri adanya proses pembentukan lingkungan hidup binaan adalah….a a. pemukiman b. industri c. limbah d. pabrik e. produksi 8. Kondisi manusia, baik secara individu maupun kelompok yang berpengaruh terhadap perubahan dan perkembangan manusia disebut….c a. kualitas lingkungan hidup manusia b. kualitas lingkungan hidup c. kualitas lingkungan hidup sosial d. kualitas lingkungan hidup alamiah e. kualitas lingkungan hidup budaya 9. Perhatikanlah gambar di bawah ini ! Gambar di atas menunjukan ….c a. proses pembentukan awan cepat b. atmosfer menjadi kotor c. percepatan pemanasan global d. lingkungan jadi berkabut east. bumi semakin sesak 10. Berikut ini yang termasuk komponen abiotik adalah….c a. hewan b. tumbuhan c. tanah d. manusia e. organisme 11. Berikut ini yang termasuk pengendalian erosi secara mekanik adalah…..d a. penanaman tanaman penutup lahan b. penanaman tanaman menurut garis kontur c. penanaman tanaman dalam larikan d. pembuatan sengkedan teras-teras e. penanaman tanaman secara bergilir 12. Upaya pelestarian lingkungan dengan memperhatikan manfaat yang dapat diperoleh pada saat ini dan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen lingkungan disebut….eastward a. rehabilitasi b. reklamasi c. reboisasi d. degradasi e. konservasi thirteen. Unsur biotik yang membantu mempercepat pembentukan tanah adalah….c a. tumbuhan hijau b. binatang ternak c. sisa tumbuhan d. hewan yang mati e. jasad renik 14. Suatu lahan pertanian yang terdiri tanah berstruktur lempung, berarti lahan tersebut baik dalam hal….b a. kesuburannya b. sirkulasi udara c. kandungan mineralnya d. daya serap airnya e. daya tampung airnya xv. Sebidang tanah dapat dianggap lahan potensial apabila…. a. ditumbuhi pohon-pohon b. tidak terkena erosi c. banyak hasilnya d. dekat lokasinya seimbang dengan kemampuannya 16. Perhatikan gambar di bawah ini ! . Gambar di atas menujukan kerusakan lingkungan akibat …… manusia b. bagunan tua c. peristiwa alam d. perang e. bangunan tidak standar 17. Perhatikan gambar di bawah ini ! Ganabar di atas salah satu kerusakan…. a. lingkungan primer b. lingkungan binaan c. lingkungan hutan d. lingkungan petani e. lingkungan percontohan eighteen. Usaha pemulihan lahan kritis melalui metode vegetatif adalah sebagai berikut ini, kecuali…. a. reboisasi b. tebang pilih c. contour planting d. crop rotation e. pagar hidup 19. Timbulnya tanah kritis di kawasan yang miskin akan vegetatif disebabkan oleh…. a. pelapukan dan pengendapan b. pelapukan dan erosi permukaan c. pelapukan dan pelarutan d. pelarutan dan pengendapan east. pencucian dan pengendapan 20. Metode mekanik menggunakan teknologi dalam pemulihan tanah kritis …..b a. sistem tanggul b. ingather rotation c. tebang pilih d. pengolahan tanah e. pemupukan tanah 21. Yang termasuk lingkungan abiotik adalah….a a. udara, tanah, air b. udara, tanah, tanaman c. tanah, air, dan hewan d. tanaman, hewan, air eastward. tanah, batu-batuan, ikan 22. Sebagian besar hutan di Republic of indonesia termasuk hutan tropis, yang memiliki sifat….e a. pohonnya sama tinggi b. daunnya kecil-kecil c. sinar matahari dapat masuk ke daerah hutan d. tidak terdapat pohon panjat e. hutannya lebat dan selalu berdaun hijau 23. Yang bukan termasuk identifikasi konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya adalah kegiatan…. a. pemanfaatan secara lestari b. pengawetan keanekaragaman tanaman dan ekosistemnya c. pengawetan keanekaragaman hewan dan ekosistemnya d. perlindungan sistem penyangga kehidupan e. optimalisasi pencarian lokasi industri melalui kegiatan Amdal 24. Gejala alam di permukaan bumi yang terbentuk karena pengaruh iklim terhadap hutan di Indonesia, adalah…. a. jenis tumbuhannya heterogen b. sangat lebat sehingga susah ditembus sinar matahari c. mengandung jenis kayu yang berkualitas tinggi d. merata di seluruh kepulauan Indonesia e. jenis tumbuhannya homogen 25. Segala sesuatu disekeliling organisme yang berpengaruh pada kehidupan organisme bersangkutan. Pernyataan di atas adalah pengertian lingkungan menurut…… a. d. Otto Soemarwoto b. kuncoro e. UU/ c. Hartanto 26. Komponen ekosistem terdiri komponen biotik dan abiotik. Di bawah ini yang termasuk komponen biotik adalah…. a. tanah d. udara b. iklim e. tofografi c. hutan mangrouf 27. Ekosistem sangat dipengaruhi oleh faktor fisik, salah satunya adalah…. a. samudra d. padang pasir b. savanna east. iklim c. hutan musim 28. Perhatikanlah gambar di bawah ini ! . Dari gambar di atas menunjukan ….. a. elang raja jalanan b. ular sang pemangsa c. ekosistem yang dinamis d. produsen dan konsumen east. produsen dominan 29. Suatu lingkungan yang belum ada campur tangan manusia di dalamnya disebut lingkungan hidup…. a. lingkungan hidup bebas b. lingkungan hidup buas c. lingkungan hidup alamiah d. lingkungan hidup asri e. lingkungan hidup asli 30. Suatu lingkungan yang sudah ada campur tangan manusia di dalamnya disebut…. a. lingkungan hidup cagar budaya b. lingkungan hidup sosial budaya c. lingkungan hidup wisata d. lingkungan hidup manusia e. lingkungan hidup binaan 31. Salah satu contoh lingkungan hidup alamiah adalah…….. a. padang savanna d. hutan bakau b. padang pasir due east. hutan primer c. padang ilalang 32. Suksesi alamiah dalam lingkungan hidup dapat terjadi berkali-kali, namun akibatnya selalu membentuk komunitas yang stabil. Yang dimaksud dengan suksesi adalah…. a. seleksi alam d. sensasi alam b. pegantian e. perpaduan alam c. perbaikan alam 33. Derajat kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia di tempat dan waktu tertentu disebut…. a. kualitas kehidupan manusia b. kualitas lingkungan alam semesta c. kualitas lingkungan kita d. kualitas lingkungan binaan east. kualitas lingkungan hidup 34. Contoh kualitas liangkungan alam fisik adalah………. a. kondisi lingkungan hidup percontohan b. kondisi lingkungan hidup binaan c. kondisi lingkungan sosial budaya d. kondisi lingkungan alam semesta e. kondisi lingkungan alamiah,biotik dan abiotik 35. Salah satu upaya pelestarian lingkungan tetapi memperhatikan manfaat yang dapat diperoleh pada saat itu dengan mempertahankan keberadaan setiap komponen lingkungan untuk pemanfaatan masa depan yaitu…. a. cagar alam d. taman nasional b. suaka alam e. taman wisata c. konservasi lingkungan 36. Ekosistem hutan bakau dapat berkembang di…. a. daerah hutan basah b. daerah lahan gambut c. daerah hutan tropis d. daerah pantai due east. daerah hutan musim 37. Vegetasi hutan rawa dan hutan rawa air tawar terdapat di daerah….. a. Pulau Jawa d. Pulau Irian b. Pulau Kalimantan eastward. Pulau Sulawesi c. Pulau Bangka 38. Hutan kerangas adalah hutan yang memiliki jenis tanah….. a. subur d. tanah aluvial b. pasir podsol e. pasir kerikil c. regosol 39. Hutan kerangas terdapat di daerah…. a. Manado d. Makasar b. Minahasa east. Manokwari c. Mandor Kalimantan Barat 40. Hutan musim di Indonesia terdapat dibeberapa pulau diantaranya terdapat di….. a. Bali d. Jawa tengah b. Jawa Timur e. Kalimantan c. Ujung kulon, Banten 41. Salah satu contoh tindakan pelestarian lingkungan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah adalah…… a. melakukan penelitian b. membuat taman sekolah c. membuang sampah pada tepatnya d. melaksanakan piket kelas due east. ikut aktif kajian lingkungan 42. Banjir di DKI Jakarta adalah salah satu contoh dari rusaknya daya dukung lingkungan, dalam hal…. a. kurangnya sungai b. kurangnya saluran air limbah rumah tangga c. kurang maksimalnya tata ruang kota d. kurangnya daerah serapan air due east. kurang disiplinnya warga dalam menjaga kebersihan 43. Salah satu tindakan rehabilitasi hutan alam dan tanah kritis adalah… a. tebang pilih b. pemupukan masal c. menambah hutan suaka d. reboisasi dan konsevasi tanah e. menjaga keamanan hutan 44. Kumpulan tubuhan,hewan, atau manusia yang menempati satu daerah tertentu disebut…. a. ekosistem d. cagar alam b. habitat e. national park c. komunitas 45. Kualitas lingkungan hidup yang berhubungan dengan masalah ekonomi yang membuat seseorang merasa kerasan adalah…. a. keterkaitan dengan tingkat rezeki dan kesejahteraan yang diperolehnya b hubungan yang harmonis dengan masyarakat yang tinggal di tempat kerjanya c. udara yang sejuk dan nyaman sehingga ia merasa betah d. hamparan lahan yang luas sebagai tempat usaha yang stabil e. kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ekonomi meningkat 46. Durian yang sering kita nikmati merupakan hasil kegiatan sektor…. a. perkebunan d. kehutanan b. pertanian e. peternakan c. perikanan 47. Untuk menghindari berkurangnya jenis mineral yang sama dalam lapisan tanah harus diusahakan…. a. sengkedan dan terasering b. pertanian irigasi teknis c. pergantian jenis tanaman d. pengolahan tanah yang baik e. pemupukan yang cukup 48. Dari gambar peta diatas kita ketahui ada dua taman nasional, yaitu…… a. gunung dan tanjung puting b. Kutai dan Dumoga Bone c. Cendrawasi dan manusela d. Lore lindu dan Rawa Aopa e. Cendrawasih dan Wasur rawa 49. Perhatikan gambar peta dibawah ini ! Taman nasional pulau Komodo tedapat pada nomor….. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 fifty. Terjadinya erosi adalah salah satu kerusakan alam yang diakibatkan oleh…… a. gempa bumi d. ulah manusia b. hujan e. pembalakan c. ladang berpindah 51. Salah satu contoh kerusakan lingkungan oleh proses alam adalah …… a. longsor d. banjir b. gempa bumi east. kelaparan d. kemarau panjang 52. Salah satu kerusakan lingkungan yang dasyat, adalah ketika gunung Kerakatau meletus! Kejadian tersebut terjadi pada tahun…… a. 1888 d. 1889 b. 1818 e. 1890 c. 1883 53. Salah satu contoh limbah rumah tangga yang mencemari tanah adalah…… a. sisa makanan b. air kotor b. plastik east. sisa sayuran d. air buangan dapur 54. Kualitas air dapat dilihat wujud fisik, diantaranya, kecuali….. a. warna/bau d. temperatur b. kejernihan e. ada rasa c. ada tidaknya zat padat 55. Secara kimia kualitas air dapat dilihat dari komposisi………. a. kadar garam d. kadar nitrogen b. kadar kalsium eastward. kadar oksigen c. kadar natrium 56. Perhatikan ganbar di bawah ini ! Gambar di atas mecerminkan prilaku … lingkungan b. mengambil sampah c. ringan tangan d. buang sampah sembarangan perduli lingkungan 57. Perhatikan gambar di bawah ini ! Alat ini digunakan untuk …….. a. mengukur tekanan air b. mengukur tekanan air c. mengukur gelombang air d. mengukur kandungan zat terlarut dalam air due east. mengukur kadar keasaman air 58. PPM adalah kepajangan dari …. a. pengukur pada massa b. mail service positf moment c. part per million d. function per time eastward. petikel per mg 59. Penyebab terjadinya Greenish house effecs adalah karena komposisi gas tertentu di atmosfer sangat tinggi ! gas tersebut adalah ……… a. H2O d. O2 b. CO2 e. Hg c. N2 threescore. Hujan asam di sebabkan oleh kandungan asam yang ada di udara sangat besar sehingga pada saat hujan, terbawa oleh hujan ! biasanya hujan asam terjadi di…… a. daerah hutan asam b. pemukiman padat c. daerah pesisir pantai d. daerah kawasan industri due east. daerah kali urang
2 Munculnya awan menjadi salah satu indikator penting yang menunjukan telah terjadi perubahan uap air menjadi titik titk air. 3- Untuk bisa menjadi hujan diperlukan proses pendinginan, adanya inti kodensasi dan volume titik air di awan sudah berada pada titik jenuh. 4- Proses Kodensasi Berlangsung, Setelah kumpulan uap air dari bumi naik pada
0% found this document useful 0 votes692 views27 pagesDescriptionArsitektur Sebagai Lingkungan Binaan berkelanjutanCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes692 views27 pagesArsitektur Sebagai Lingkungan Binaan Apa itu Lingkungan Binaan? Lingkungan binaan atau lingkungan terbangun adalah suatu lingkungan yang ditandai dominasi struktur buatan manusia. Sistem lingkungan binaan bergantung pada asupan energi, sumberdaya, dan rekayasa manusia untuk dapat bertahan. Dalam perencanaan kota, instilah ini memberikan kesimpulan bahwa sebagian besa lingkungan yang dipakai manusia adalah lingkungan buatan, dan lingkungan buatan ini harus diatur agar dapat mempertahankan hidup manusia dengan baik. Kearifan Lokal dalam Arsitektur Perkotaan dan Lingkungan Binaan Kearifan lokal merupakan suatu gagasan konseptual yang hidup dalam masyarakat, tumbuh dan berkembang secara terus-menerus dalam kesadaran masyarakat, berfungsi dalam mengatur kehidupan masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral maupun profan. Kearifan lokal telah menjadi tradisi-fisik-budaya, dan secara turun-temurun menjadi dasar dalam membentuk bangunan dan lingkungannya, yang diwujudkan dalam sebuah warisan budaya arsitektur perkotaan. Arsitektur perkotaan dan lingkungan binaan, yang digali dan sumber-sumber lokal, jika ditampilkan dalam 'wajah atau wacana ke-indonesiaan' niscaya memiliki sumbangan yang sangat besar bagi terciptanya identitas baru keseluruhan bagi bangsa secara keseluruhan. Di dalam permukiman tradisional, dapat ditemukan pola atau tatanan yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat kesakralannya atau nilai-nilai adat dari suatu tempat tertentu. Hal tersebut memiliki pengaruh cukup besar dalam pembentukan suatu lingkungan hunian atau perumahan tradisional. Nilai-nilai adat yang terkandung dalam permukiman tradisional menunjukkan nilai estetika serta local wisdom dari masyarakat tersebut. Keanekaragaman sosial budaya masyarakat pada suatu daerah tidak terbentuk dalam jangka waktu yang singkat. Demikian pula, penggunaan teor-teori untuk menggali kearifan lokal, dapat mengungkapkan nila-nilai arsitektur bangunan maupun kawasan dari suatu tempat. Dengan demikian local wisdom kearifan lokal/setempat dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan setempat local yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh masyarakat. Penegasan dalam arsitektur perkotaan sudah sangat jelas, bahwa konteks budaya yang terdapat di dalamnya, menjadi bagian utama untuk digali dan dicari. Apa yang melatarbelakanginya dan bagaimana cara mengungkapkannya, agar nilai budaya itu dapat memberikan arti dan membuka wawasan bagi perencanaan dan perancangan perkotaan di masa mendatang. Perjalanan budaya suatu kawasan yang di dalamnya terdapat manusia dan bangunan, telah memberikan ciri khas pada kehidupan masyarakat dalam sejarah peradaban bangsa. Peradaban sendiri, diistilahterjemahkan dari civilization, dengan kata latin civis warga kota dan civitas kota; kedudukan warga kota. Hal itu diistilahkan oleh Franz Boas menjadi lahirnya kultur sebagai akibat dari pergaulan manusia dengan lingkungan alamnya. Meliputi budaya materiil, relasi sosial, seni, agama, dan sistem moral serta gagasan dan bahasa Definisi budaya juga memberikan tekanan pada dua hal pertama, unsur-unsurnya baik yang berupa adat kebiasaan atau gaya hidup hidup masyarakat yang bersangkutan; dan kedua, fungsi-fungsi yang spesifik dari unsur-unsur tadi demi kelestarian masyarakat dan solidaritas antar individu Antariksa, 2009. Kearifan lokal telah menjadi tradisi-fisik- budaya, dan secara turun-temurun menjadi dasar dalam membentuk bangunan dan lingkungannya, yang diwujudkan dalam sebuah warisan budaya perkotaan. Benar adanya bahwa, pengakuan tentang warisan budaya cultural heritage yang di dalamnya terdapat konservasi, adalah merupakan bagian dari tanggungjawab seluruh tingkatan pemerintahan, dan anggota masyarakat, sedangkan heritage itu sendiri, adalah bukan sekedar mendata masa lampau, tetapi merupakan bagian integral dari identitas perkotaan saat ini dan masa mendatang. Menampilkan kembali atau mempertahankan ruang kota masa lalu, berarti memperhatikan elemen-elemen jalan street-furniture dan pembentuk ruangnya, baik tata hijau soft-landscape maupun perkerasannya hard-landscape. Ahli perkotaan Witold Rybezynski mengatakan “budaya telah menjadi industri besar di beberapa kota tua”. Kota -kota tetap pada lokasi dari budaya yang paling utama – museum, teater, auditorium, dan universitas, juga pabrik-pabrik dan beberapa kantor ada pada suburbans. Mereka menjadi tujuan wisata karena daya tarik budayanya. Bagian yang paling menonjol dari budaya kota-kota di Eropa adalah lingkunan binaan bersejarah. Redefenisi Lingkungan Binaan dan Tradisionalisme Manusia hidup di dunia dalam hidup dan berkehidupannya selalu mengolah sesuatumenjadi sebuah karya. Karya inilah yang menjadi dasar kendaraannya dalammengarungi kehidupan di dunia ini. Mulai dari memasak, berkendaraan, berkomunikasi,membunuh, bernaung dan lain sebagainya. Tidak terlepas dari itu manusia mengolahlingkungan dimana ia berada dan dimana ia hidup supaya manusia dapat melaksanakankegiatan sehari-harinya dengan lebih mudah dan cepat-efektif. Pada saat manusia hidupdi lingkungan yang panas ia membuat bangunan yang dapat mereduksi panas, padasaat manusia hidup di lingkungan yang kering dia mengolah lingkungannya denganmengambil air dan mengalirkannya ke lingkungan tersebut. Berbagai tindakan dilakukanuntuk mendapatkan sebuah lingkungan yang dan kota termasuk dalam sebuah konteks lingkungan binaan.
szRMVc.
  • k6j8w19w5i.pages.dev/479
  • k6j8w19w5i.pages.dev/170
  • k6j8w19w5i.pages.dev/254
  • k6j8w19w5i.pages.dev/188
  • k6j8w19w5i.pages.dev/465
  • k6j8w19w5i.pages.dev/478
  • k6j8w19w5i.pages.dev/400
  • k6j8w19w5i.pages.dev/488
  • salah satu ciri adanya proses pembentukan lingkungan hidup binaan adalah